Artikel Keagamaan

Menjaga Lisan di Era Digital: Nasihat Inspiratif Ibu Eneng Indra Sartika untuk Generasi Z SMAN 17 Ga

Menjaga Lisan di Era Digital: Nasihat Inspiratif Ibu Eneng Indra Sartika untuk Generasi Z SMAN 17 Ga

GARUT, irma.sman17garut.com – Pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial membawa tantangan baru bagi akhlak remaja masa kini. Menyadari urgensi tersebut, agenda Jum'at Keagamaan SMAN 17 Garut kali ini menghadirkan tausiyah hangat dan inspiratif dari Ibu Eneng Indra Sartika, S.Ag., dengan tema "Menjaga Kehormatan Diri dan Lisan di Era Digital".

Kegiatan yang dimotori oleh pengurus IRMA SMAN 17 Garut ini berlangsung khidmat. Ibu Eneng membuka ceramahnya dengan menyapa para siswa secara interaktif, menyentuh realitas keseharian para remaja (Generasi Z) yang tidak bisa lepas dari layar gawai.

Saring Sebelum Sharing

Dalam paparannya, Ibu Eneng menekankan sebuah hadits yang sangat populer: “Salamatul insan fi hifzhil lisan” (Keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan). Beliau mengontekstualisasikan hadits ini ke zaman sekarang, di mana "lisan" kini telah bertransformasi menjadi "ketikan jari" di kolom komentar, status WhatsApp, hingga unggahan di Instagram dan TikTok.

"Apa yang kalian ketik, apa yang kalian bagikan, semuanya akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Jangan sampai jari-jari kita menjadi jalan menuju dosa jariyah karena menyebarkan hoaks, menyakiti hati teman (cyberbullying), atau mengeluh secara berlebihan di media sosial," tegas Ibu Eneng.

Media Sosial sebagai Ladang Dakwah

Lebih lanjut, guru Agama yang dikenal dekat dengan siswa ini mengajak seluruh siswa SMAN 17 Garut untuk membalikkan keadaan. Alih-alih menjadikan media sosial sebagai tempat membuang waktu, beliau memotivasi siswa untuk menjadikannya ladang pahala.

"Jadikanlah media sosial kalian sebagai etalase kebaikan. Bagikan kutipan ayat Al-Qur'an, kegiatan positif IRMA, prestasi sekolah, atau minimal membagikan senyum dan kata-kata yang memotivasi orang lain," pesannya.

Melalui tausiyah ini, diharapkan seluruh siswa SMAN 17 Garut semakin bijak dan dewasa dalam bermedia sosial, serta mampu mencerminkan akhlakul karimah baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

(Ditulis oleh: Tim Redaksi IRMA SMAN 17 Garut)