Berita Terkini

SMAN 17 Garut Gelar Pesantren Ekologi, Satukan Stakeholder Wujudkan Manusia Waluya Rahmatan Lil Alam

SMAN 17 Garut Gelar Pesantren Ekologi, Satukan Stakeholder Wujudkan Manusia Waluya Rahmatan Lil Alam

GARUT, SMAN17GARUT.COM – Dalam upaya mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan, SMA Negeri 17 Garut sukses menyelenggarakan program Pesantren Ekologi. Kegiatan ini terasa sangat istimewa karena melibatkan partisipasi aktif dari seluruh stakeholder sekolah, mulai dari jajaran pimpinan, dewan guru, staf tata usaha, hingga para peserta didik.

Kekompakan tersebut tampak jelas dari potret kebersamaan keluarga besar SMAN 17 Garut di lapangan utama sekolah. Berbalut seragam berwarna oranye yang melambangkan semangat dan kolaborasi, para pendidik dan tenaga kependidikan berfoto bersama di hadapan ratusan siswa yang duduk rapi menyimak rangkaian acara.

Mengusung tema besar "Internalisasi Nilai Gapura Pancawaluya Guna Mewujudkan Manusia Waluya Rahmatan Lil 'Alamin", kegiatan Pesantren Ekologi tahun 1447 H ini tidak sekadar menjadi rutinitas keagamaan biasa. SMAN 17 Garut mengambil langkah inovatif dengan memadukan nilai-nilai spiritual Islam dengan pendidikan kesadaran lingkungan (ekologi) serta kearifan lokal budaya Sunda.

Hal ini tergambar indah pada backdrop raksasa yang membentang di latar belakang acara. Ilustrasi tersebut menampilkan harmoni kehidupan manusia dengan alam—mulai dari aktivitas menanam pohon, belajar di saung tradisional, hingga menjaga kelestarian sungai dan pegunungan.

Pesan ekologis ini diperkuat dengan filosofi Sunda yang tertulis jelas sebagai pilar pendidikan SMAN 17 Garut: Niti Harti (memahami arti), Niti Surti (memiliki kepekaan/empati), Niti Bukti (membuktikan dengan tindakan), Niti Bakti (berbakti pada sesama dan alam), hingga mencapai tahapan Niti Sajati (menjadi manusia sejati).

Melalui Pesantren Ekologi ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya menguasai teori di dalam kelas, melainkan turun langsung menjaga bumi sebagai bentuk ibadah dan perwujudan Islam yang rahmatan lil 'alamin (menjadi rahmat bagi seluruh alam raya).

Keterlibatan penuh seluruh stakeholder dalam acara ini menjadi bukti komitmen kuat institusi. Bahwa untuk mendidik karakter siswa yang peduli lingkungan dan berakhlak mulia, para guru dan staf SMAN 17 Garut harus menjadi teladan pertama yang berdiri di barisan paling depan.

Dengan suksesnya acara ini, SMAN 17 Garut semakin memantapkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang berwawasan lingkungan, berbudaya, dan religius di Kabupaten Garut.