Artikel Keagamaan

Wakasek SMAN 17 Garut, Bapak Drs. Asep Abdul Rohman Buka Rangkaian Kegiatan Jum'at Keagamaan

Wakasek SMAN 17 Garut, Bapak Drs. Asep Abdul Rohman Buka Rangkaian Kegiatan Jum'at Keagamaan

GARUT, irma.sman17garut.com – Dalam rangka memperkuat pondasi keimanan dan ketakwaan para peserta didik, Ikatan Remaja Masjid (IRMA) SMA Negeri 17 Garut kembali menggelar agenda rutin Pembinaan Keagamaan di hari Jum'at. Membuka lembaran tahun ajaran baru 2026/2027, tausiyah perdana yang penuh makna disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Sekolah, Bapak Drs. Asep Abdul Rohman.

Kegiatan yang dikoordinasikan dengan apik oleh Pengurus IRMA SMAN 17 Garut ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh elemen sekolah. Dalam kesempatan istimewa tersebut, Bapak Drs. Asep Abdul Rohman membawakan materi yang sangat relevan bagi para generasi muda, yakni urgensi menyelaraskan antara Iman dan Ilmu.

Ilmu Tanpa Iman adalah Kebutaan, Iman Tanpa Ilmu adalah Kelumpuhan

Dalam paparannya, Bapak Asep mengingatkan seluruh siswa bahwa di era digital dan kemajuan teknologi yang serba cepat ini, kecerdasan intelektual saja tidaklah cukup.

"Sebagai pelajar SMAN 17 Garut, tugas utama kalian memang menuntut ilmu. Namun, ilmu setinggi apa pun tidak akan membawa keberkahan dan manfaat jika di dalam dada kalian tidak tertanam iman yang kuat," tegas beliau di hadapan para siswa.

Beliau menjelaskan bahwa iman berfungsi sebagai kompas atau penunjuk arah. Ketika seorang siswa memiliki ilmu pengetahuan yang luas, imanlah yang akan menuntunnya agar ilmu tersebut digunakan untuk kebaikan, kemajuan agama, nusa, dan bangsa, serta menjauhkannya dari sifat sombong.

Peran Penting IRMA SMAN 17 Garut

Lebih lanjut, Bapak Wakasek juga mengapresiasi keberadaan organisasi IRMA SMAN 17 Garut sebagai wadah positif bagi siswa untuk mengembangkan karakter Islami. Kegiatan Jum'at Keagamaan ini bukan sekadar rutinitas menggugurkan kewajiban sekolah, melainkan sebuah "bengkel hati" untuk mengisi ulang charge spiritual siswa setelah berhari-hari penat dengan materi pelajaran umum.

Beliau berpesan kepada seluruh pengurus IRMA dan peserta didik agar selalu menjaga konsistensi (istiqomah) dalam menjalankan program-program keagamaan di sekolah. "Jadikan masa muda kalian sebagai masa keemasan untuk menabalkan (mempertebal) iman dan memperluas wawasan. Jadilah generasi cerdas yang hatinya senantiasa tertaut pada masjid," tambahnya.

Rangkaian kegiatan Jum'at keagamaan ini ditutup dengan doa bersama. Diharapkan, melalui pembinaan rutin yang melibatkan berbagai penceramah dari kalangan dewan guru ini, SMAN 17 Garut dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga berakhlakul karimah.

(Ditulis oleh: Tim Redaksi IRMA SMAN 17 Garut)